opensubscriber
   Find in this group all groups
 
Unknown more information…

f : forum-pembaca-kompas@yahoogroups.com 13 March 2009 • 4:18PM -0400

[Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Blackberry dan Autis
by Yudhi Dzulfadli Baihaqi

REPLY TO AUTHOR
 
REPLY TO GROUP






Dlm Kompas sendiri, penggunaan kondisi medis atau perbedaan fisik
sebagai metafor sudah beberapa kali. Saya berikan contoh di bawah ini:

1. 14 Oktober 2004

"DPD, Diharapkan Pun Dicemaskan"

TIGA puluh empat bulan, tiga minggu, dan satu hari sudah lembaga ini
dikandung, dipersiapkan. Dan, 1 Oktober 2004 kemarin, lahirlah sudah.
Sayang, seperti laiknya bayi cacat lahir, kelahiran lembaga ini diharapkan,
tetapi sekaligus juga dicemaskan.

.........

http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0410/14/Politikhukum/1325628.htm


2. 13 Desember 2004

"Multiple Sclerosis" di Tubuh Golkar
Oleh Muhammad Qodari

MULTIPLE Sclerosis adalah nama penyakit yang menyerang sistem
saraf pusat. Disebut multiple karena menyerang berbagai titik saraf
sekaligus. Gejala penyakit ini bervariasi. Ada yang mengalami kelelahan,
pusing, nyeri, malas, atau gangguan emosi. Mereka yang terkena penyakit
ini tak dapat berfungsi dengan baik.

Kebetulan informasi tentang multiple sclerosis ini saya baca bersamaan
gonjang-ganjing persiapan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golongan
Karya (Golkar). Terliat ada banyak masalah dalam tubuh Partai Golkar.
Karena itu, tanpa bermaksud negatif terhadap penderitanya, kiranya istilah
multiple scleroris bisa dipinjam untuk membuka tulisan tentang Partai
Golkar.

.........

http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0412/13/opini/1430689.htm


Berbagi berita di luar Kompas...

Ada berita lama yg menarik, tentang orangtua2 tuli yang menuntut
hak yang mengizinkan mereka untuk merancang janin agar melahirkan
bayi yang "cacat", yang tuli... YA, mereka hanya menginginkan
bayi yang "tak normal"...!

Deaf demand right to designer deaf children
http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/health/article3087367.ece

Sy tdk menyetujuinya, tp menarik sekali bahwa memang ada
orang2 yg betul2 berpikir kebalikan ttg apa yg disebut "normal",
"cacat"...

Salam,
Yudhi.



2009/3/13 vivi-diani Savitri <vivi.diani@yaho...>

>
>
> hanya ingin membagi pendapat seorang teman baik, sahabat semasa kecil.
>
> putra ke3 sahabatku dianugrahi sindrom autisme tingkat tertinggi, disertai
> kelemahan fisik lainnya seperti keterlambatan kemampuan berjalan, memegang
> benda. setiap harinya, sahabat ini dan suaminya (serta kedua putri
> pertama mereka) berjuang keras menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan
> mendukung proses belajar mandiri sang putra kecil.
>
> sahabat ini dan suaminya, bilang mereka sering merasa tersakiti hatinya,
> saat dengar lingkungan mereka dengan ringan menggunakan istilah autis
> untuk candaan-candaan mereka, sesama 'orang normal'. mereka bilang dengan
> sedih, 'andai mereka tau betapa autisme bisa jadi cobaan yang berat bagi
> penderita dan orang di sekitarnya, mereka ngga akan segitu mudahnya
> melontarkan kata itu untuk menghina orang lain, meski sekedar canda'.
>
> gitu... kesian, ya?
>
> sejak itu, sy berhati-2 bgt utk ngga menggunakan istilah itu untuk konteks
> ledekan, meski cuman bercanda. takutnya, tanpa sengaja menyakiti hati org
> lain...
>
> selamat berakhir pekan.
>
> salam,
> vivi

Bookmark with:

Delicious   Digg   reddit   Facebook   StumbleUpon

Related Messages

opensubscriber is not affiliated with the authors of this message nor responsible for its content.