GILA !!!!!!!!!!!!!!!!
Jangankan Ibu Pertiwi/ Negeri Sendiri
Ibu sendiri saja bisa-bisa dijual
Kelakuan Gerombolan Iblis.................
======================================
Dari: Bambang <
bambang.........@yaho...>
Judul: Anak perusahaan Bakrie tipu pemerintah daerah di Sumbawa 800 milyard
Tanggal: Minggu, 19 Juni, 2011, 3:07 AM
Kalau anak perusahaan menipu dan menggadaikan saham milik pemerintah
daerah sedemikian besar, selain daerah tiba2 kehilangan uang yg akan
digunakan utk APBD 80 milyar dan malah tiba2 pemerintah daerah juga
punya hutang tanpa pernah menikmati uangnya..
Bagaimana ya bapak perusahaan.. kakek perusahaan dll ???????????
http://www.detikfinance.com/read/2011/06/06/071447/1653647/4/saham-newmont-digadaikan-sumbawa-barat-kehilangan-rp-800-miliar
Senin, 06/06/2011 07:14 WIB
Saham Newmont Digadaikan, Sumbawa Barat Kehilangan Rp 800 Miliar
Wahyu Daniel - detikFinance
Jakarta -
Janji dividen yang ditunggu-tunggu dari pembelian 24% saham PT Newmont
Nusa Tenggara tak kunjung datang. Dana Rp 800 miliar dari dividen yang
diharapkan bisa masuk ke kas pemerintah daerah pada tahun ini pun
kandas.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Sahril
Amin mengatakan, akibat digadaikannya saham Newmont milik 3 pemda oleh
PT Multi Daerah Bersaing (MDB) membuat dividen Rp 80 miliar yang
seharusnya dinikmati Kabupaten Sumbawa Barat tak kunjung terealisasi.
"Padahal
kami sudah memasukkan anggaran Rp 800 miliar itu untuk pembiayaan APBD
dari dividen Newmont. Namun ternyata dananya tak jelas, sahamnya
digadai. Kalau kondisinya seperti ini, maka akan banyak program di APBD
2010 yang terpangkas," ujar Sahril kepada detikFinance, Senin (6/6/2011).
Seperti
diketahui, Pemda NTB Pemkab Sumbawa, Pemkab Sumbawa Barat membentuk
BUMD yakni PT Daerah Maju Bersama (DMB) untuk memiliki saham Newmont. PT
DMB selanjutnya bergabung dengan Multicapital membentuk konsorium Multi
Daerah Bersaing (MDB). Multicapital sendiri merupakan salah satu unit
usaha Bakrie Group, lewat PT Bumi Resources Mineral.
Saat ini MDB
telah menguasai 24% saham Newmont. Namun saham tersebut digadaikan ke
pihak Credit Suisse Singapore (CSS) karena MDB mempunyai utang untuk
pembelian 24% saham Newmont. Dividen yang harusnya dibagi ke Pemda juga
ternyata hanya janji semata. Uang dividen dari Newmont ternyata langsung
digunakan untuk membayar utang saham tersebut.
Diceritakan
Sharil seharusnya ketiga pemda yang memiliki saham Newmont melalui anak
usahanya PT Daerah Maju Bersama (DMB) bisa mengantongi US$ 30 juta dari
dividen Newmont. "Tapi duitnya entah ke mana," katanya.
"Kami
telah ditipu. Dan ketiga kepala daerah itu memang tidak transparan. Kami
jadi rugi. Kami akan memanggil ketiga kepala daerah dan akan kami
koordinasikan ke Kementerian Keuangan apakah gadai saham ini benar,"
tukasnya.
Sahril mengatakan, tindakan pemda melalui MDB yang
melakukan berutang ke Credit Suisse untuk membeli saham Newmont itu
telah melanggar PP 54 Tahun 2005.
"Dalam PP 54 Tahun 2005 secara
eksplisit di bab 2 pasal 2 dikatakan dilarang melakukan pinjaman
langsung ke luar negeri. Kemudian juga dilarang memberikan jaminan atas
pinjaman pihak lain. Harus mendapat persetujuan DPRD," tukas Sahril.
Karena
itu Sahril mewakili DPRD mengatakan pihaknya tertipu karena saham
Newmont yang telah dibeli ternyata digadaikan, dan dividen pun tak
diterima.
"Kita ditipu. Kita tidak tahu dan tiba-tiba kita sudah punya utang," jelas Sahril.
opensubscriber is not affiliated with the authors of this message nor responsible for its content.