opensubscriber
   Find in this group all groups
 
Unknown more information…

m : mudawijaya@yahoogroups.com 14 August 2008 • 11:09AM -0400

[namche] DOKTER SPESIALIS TULANG DI JAKARTA
by mariesta kusumaningtyas

REPLY TO AUTHOR
 
REPLY TO GROUP





waduh serem amat patah tulang kok digituin ya... gak tau deh gimana mekanismenya...
klo tinggi protein diberikan untuk pasien luka terbuka memang bisa menimbulkan gatal, nanah sehingga luka tidak kering2 dan bisa menyebabkan bekas setelah sembuh.

setauku,, jika tim medis menjumpai kasus patah tulang bidai lah first aid kami dan meminimalisasi pergerakan. fungsinya untuk memfiksasi tulang yang patah agar keparahan tidak meluas. jadi tim medis bukan melakukan analisis lebih dulu tentang jaringan dan bla bla bla tapi first aid segera. mungkin setelah melihat perkembangan pasien dan kondisi pasien memungkinkan untuk dipindahkan/bergerak barulah dilakukan pemeriksaan penunjang lainnya sebagai tindakan observasi dan menentukan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan kemudian.

tim medis sudah mempunyai benang merah untuk mengambil tindakan pada setiap kasus yang didapat. klo dapet kasus begini ya tindakan pertamanya bigini, klo dapet kasus begitu ya tindakan pertamanya begitu.

klo soal operasi mengoperasi, aku belum tau, aku belum berkompetensi tentang itu karena itu tugas dokter2 spesialis . klo hukumnya pihak pasien boleh menentukan nasibnya sendiri, misalnya boleh menolak tindakan bedah, atau...meminta berkonsultasi dengan dokter spesialis yang lain kalau Anda kurang percaya dengan dokter yang sebelumnya.

untuk anggapan profit ariented, aku kira wajar Anda berpikiran tentang itu karena disini Anda pihak yang terugikan. aku juga pernah berada sebagai pihak pasien dan pernah berpikiran yang sama dengan Anda. sebenernya kembali lagi ke point pertama tadi, benang merah. kalau memang tindakan terbaik yang harus dilakukan memang operasi ya mau bagaimana lagi, meskipun hasilnya nanti tidak memuaskan atau harus operasi lagi. ya, mungkin kalau diluar negeri bisa saja melakukan berbagai hal dalam 1x operasi, misal melepas pen lalu apa lagi (waduh maaf aku belum tau, belum pernah liat bedah orto siiii, hehehe). tapi ini Indonesia, seperti yang sudah umum ketahui bagaimana kapasitasi kesehatan di Indonesia, baik dari tim medisnya (dokter, perawat, operator, dll) serta fasilitas sarana dan prasarananya. jadi ya BUKAN PROFIT ORIENTED menurutku.


satu lagi, BUKAN MALPRAKTEK yang selalu disalahartikan oleh kaum awam. disebut malpraktek bila tidak sesuai dengan standart pelayanan atau kelalaian kami.
ini yang bisa aku komentari, maaf klo ada salah, semoga bisa diterima.


regards,
Etha

p.s. klo temen2 medis dan nonmedis lain ada yang lebi ngerti, info yaaa

----- Original Message ----
From: Yulian Indra Kusuma <yulian.kusuma@pln....>
To: etha_dr@yaho...; mariestaku@gmai...
Sent: Tuesday, August 12, 2008 23:24:08
Subject: DOKTER SPESIALIS TULANG DI JAKARTA





________________________________

From:pln_angkatan_8@yaho... [mailto: pln_angkatan_8@yaho... ] On Behalf Of ismanto
Sent: 13 August 2008 08:58
To: pln_angkatan_8@yaho...
Subject: Re: [pln_angkatan_8] (WTA) DOKTER SPESIALIS TULANG DI JAKARTA (MENDING COBA CIMANDE)... xixixi

Kejadian seperti itu sering terjadi koq nas di kasus2 patah tulang... dan ada banyak kemungkinan kenapa terjadi seperti itu... semua kemungkinan yang lo tanyain bisa aja kejadian salah satunya...
Tapi setaon lebih yang lalu, kakak ipar gw juga ngalamin (kecelakaan parah di per4an Pancoran). Setelah 3 minggu di RS dan dirasa ga ada progress (sesuai perhitungan keluarga)... akhirnya dibawalah ke Talang - Cimande (perbatasan Bogor - Sukabumi)...
Awalnya gw juga ga gitu percaya dengan pengobatan tradisional ala Cimande yang justru bertolak belakang dengan teori medis kedokteran Amerika-Eropa, co/ :
1. Kalo lepas engsel (contoh lengan), disana tuh lengannya akan ditarik sekuat2nya (bayangin kalo lo jadi pasien, jeritannya kaya apa.. krn dah sakit, malah dibikin tambah sakit). Sedangkan di RS hanya dikasih bidai/ penyangga sampai letak tulang kembali normal
2. Jika lo rawat inap, disana sama sekali tidak akan disediakan (gw anggap diharamkan lah) makanan2 yang berprotein tinggi, karena menurut beliau akan menyebabkan gatal2 dan nanah yang bisa menyiksa pasien. Sedangkan di RS pasti tiap hari akan dikasih susu, telur dll (notabene berprotein tinggi)
3. Pijatan2, dimana servis ini ga akan didapat di RS manapun...
4. Terapi2 yang kelewat ekstrem lainnya

Tapi... hasil akhirnya tuh sangat memuaskan :
1. Dengan kasus yang sama (1 org di RS dan 1 org di Cimande) keliatan jelas bahwa kakinya kakak gw agak terlihat normal dibanding temennya (yang... sori, agak pendek sebelah).
2. Durasi perawatan lebih sebentar dibanding di RS
3. Biaya relatif lebih murah

Bukan bermaksud promosi!!! Mungkin OJT dan ex-OJT yang background nya kedokteran/ kebidanan bisa nambahin...


semoga berkenan dan salam,
-ISM-


--- On Wed, 13/8/08, anas febrian <anasfebrian@ yahoo.com> wrote:
From: anas febrian <anasfebrian@ yahoo.com>
Subject: [pln_angkatan_ 8] (WTA) DOKTER SPESIALIS TULANG DI JAKARTA
To: pln_angkatan_ 8@yahoogroups. com
Date: Wednesday, 13 August, 2008, 6:48 AM
Beberapa bulan yang lalu temen saya mengalami kecelakaan dalam
beraktivitas dan menyebabkan patah tulang di daerah bahu dan kemudian
harus di laksanakan operasi pemasangan "pen" di daerah tulang yang
patah tersebut. Kebetulan operasi tersebut dilaksanakan di R.S cukup
ternama di daerah tangerang.

Selang 2 bulan kemudian tepatnya, 1 Minggu yang lalu keluar darah dari
jahitan operasi yang tidak kunjung kering.

3 hari berikutnya keluar cairan nanah.

dan tadi malam, teman saya mengunjungi dokter di R.S yang sama untuk
melakukan check up, mengapa kok luka tidak kunjung kering dan malah
menyebabkan nanah.. Setelah di lakukan pemeriksaan, analisis dokter
mengatakan bahwa tubuh teman saya tidak dapat menerima kehadiran "pen"
tersebut sehingga luka tak kunjung kering dan kemudian terjadilah
infeksi (kuman2 berkumpul di daerah pen) yang menyebababkan nanah dan
harus dioperasi ulang 2 bulan kedepan (walaupun kondisi tulang masih
sekedar nyambung saja.

banyak pertanyaan muncul di benak saya...
1. Apakah tidak dilakukan analisis terlebih dahulu mengenai keadaan
jaringan, sel darah dan sebagainya mengenai kemungkinan pasien dapat
menerima atau tidak pemasangan pen?
2. Mengapa dokter begitu mudah mengambil kesimpulan operasi jika
struktur tulang yang patah belum kuat secara "sempurna".. ?
3. Apakah ini ujung2nya profit oriented? karena kalo operasi pelepasan
pen dilaksanakan disaat tulang tersebut belum bener2 menyatu maka yang
dikhawatirkan akan terjadi operasi lagi..
4. Apakah ini malpraktik?

so, saya berharap banyak kepada teman-teman disini yang mengetahui
keberadaan dokter tulang di area jakarta dan tangerang untuk dapat
sharing pengalaman disini..
Rencananya, hasil sharing dari temen2 akan dijadikan bahan rujukan ke
dokter terkait...

Salam

Anas Febrian
Assistant Analyst Niaga
PT PLN (Persero) East Borneo
hp. 081 333 222 911

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com  
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Bookmark with:

Delicious   Digg   reddit   Facebook   StumbleUpon

Related Messages

opensubscriber is not affiliated with the authors of this message nor responsible for its content.