opensubscriber
   Find in this group all groups
 
Unknown more information…

n : nongkrong_bareng2@yahoogroups.com 26 October 2011 • 10:31AM -0400

-:: Milist NB::- Sebenar2nya, Pemilik Dunia Adalah Amerika, Bukan Allah !!!
by muskitawati

REPLY TO AUTHOR
 
REPLY TO GROUP



Sebenar2nya, Pemilik Dunia Adalah Amerika, Bukan Allah !!!
                                      
Pemilik tunggal dunia ini sesungguhnya hanya Amerika, kalo kemudian dibentuk koalisi dengan Inggris, Perancis, Russia dan terakhir ditambah Cina dan juga India, maka kesemuanya itu hanyalah tata cara management dan administrasi Amerika dalam mengatur dunia yang menjadi miliknya sehingga kita bisa merasakan se-olah2 menjadi milik bersama.  Dalam hal ini memang kita dan seluruh negara2 didunia diberi saham yang disesuaikan dengan masing2 keterlibatan dalam usaha Amerika mentata dunia kita ini.

Indonesia itu bukanlah sebuah bangsa dan juga bukan suatu negara, karena memang hanya rekayasa Amerika dan aliansinya yang sengaja meng-kapling2kan dunia ini dalam kotak2 yang dinamakannya negara sebagai cara pengaturan dalam mengambil alih semua wilayah didunia dari pemiliknya kerajaan2 di Eropah.

Indonesia hanyalah satu contoh kecil saja, tadinya wilayah Indonesia ini milik Kerajaan Belanda yang wilayahnya dikenal dengan nama Nederlandsche-Indie.  Jadi secara ketata negaraan, Indonesia bukanlah wilayah jajahan melainkan termasuk bagian dari kerajaan Belanda.

Bisa dibuktikan, dalam sejarah manapun belum pernah ada negara Indonesia, belum pernah ada kerajaan Indonesia, dan belum pernah ada wilayah yang namanya Indonesia.

Beda sekali ya, Malaka, Malaya, Malay, sudah jelas sejarahnya memang pernah ada nama2 itu, tapi kalo nama Indonesia, betul2 belum pernah ada.

Perang dunia kedua berakhir, siapa yang jadi pemenangnya ????  anda semua harus tahu sejak dari zaman kapan pun ada perang, dan pemenang perang adalah penentu apapun yang harus dipatuhi yang kalah !!!

Demikianlah, Amerika adalah satu2nya negara yang bukan kerajaan, tidak ada negara didunia ini selain Amerika, selebihnya hanyalah KERAJAAN2 saja yang BUKAN NEGARA.  Kerajaan itu sebenarnya sama sekali bukan negara juga bukan system kenegaraan melainkan sebuah property milik tuan2 tanah !!!  Pemilik tanah yang berkuasa itulah disebut raja yang menarik pajak dari siapapun yang menempati tanahnya.  Jadi Raja itu hanya mensejahterakan dan memperkaya diri sendiri bukan memperkaya rakyatnya atau juga bukan mensejahterakan rakyatnya.

Semua kerajaan2 didunia hancur lebur akibat digempur Jerman, Italia, dan Jepang.  Setelah mendekati kehancuran total semua kerajaan2 didunia, barulah Amerika turun dalam kancah peperangan dan menaklukan Jerman, Italia dan Jepang sehingga seluruh dunia secara administrasi managementnya sudah masuk milik Amerika.  Namun karena Amerika tidak memiliki personel untuk menangani dunia yang mendadak jatuh ketangan atau kedalam kekuasaannya, maka dibentuklah koalisi negara2 dimana Amerikalah sebagai pemimpinnya dengan koalisi utamanya Inggris dan Perancis.

Inggris dan Perancis yang sebelum perang dunia adalah kerajaan, oleh Amerika ditransformasi dimana Perancis menjadi Republik, sedangkan Inggris hanya formalitasnya saja sebagai kerajaan namun seluruh managementnya diambil alih oleh Amerika yang menunjuk pejabat2 barunya sehingga kekuasaan raja hanyalah simbolisme.

Kemudian untuk menangani bagian2 dunia ini, maka Amerika menunjuk Perancis untuk menangani wilayah Africa, sedangkan Inggris untuk wilayah Asia termasuk India, Indonesia, Cina.  Namun Inggris kemudian merekrut tenaga2 berpengalaman dari Belanda yang sudah mengenal dekat wilayah Indonesia.

Demikianlah secara singkat tadinya Indonesia mau disatukan dengan Malaya tapi akhirnya disetujui agar Indonesia dipisahkan dari Malaya dimana kemudian Malaya bergabung dengan kerajaan2 disekitarnya membentuk Malaysia yang kemudian mau diganyang Sukarno.

Agar jangan panjang2 ceritanya, akhir dari ketetapan Amerika adalah seperti peta yang kita lihat sekarang ini, dunia di-kotak2an dalam negara2 yang semuanya bukan kerajaan.  Jadi kalo anda telaah semuanya, maka hanya sedikit kerajaan2 yang tersisa pasca perang dunia kedua.  Sedangkan adanya kerajaan2 yang dibolehkan menjadi negara atas izin persetujuan Amerika pasti ada pertimbangan2 tertentu yang tidak perlu saya ungkapkan disini tapi data2nya lengkap di Amerika sendiri.

Untuk mengesyahkan bahwa semua negara2 yang baru dibentuk ini sebagai milik syah Amerika, maka oleh Amerika dibentuk institusi baru yaitu United Nation (atau Perserikatan Bangsa2) yang mengurus administrasi management negara2 tsb secara terpisah dari urusan dalam negeri Amerika.  Itulah sebabnya, itulah alasannya mengapa tidak ada satupun negara didunia ini yang tidak bergabung dalam United Nation bisa berdiri diluar.  Tanpa pengakuan atau tanpa menjadi anggauta UN maka negara itu bubar tidak bisa menjadi negara, dan untuk mendapat pengakuan atau untuk dapat menjadi anggauta UN harus meminta izin Amerika yang kesemuanya itu diatur dalam bentuk "veto".

Jadi hak veto dalam UN yang diberikan atau di-bagi2kan kepada lima negara itu sebenarnya atas penunjukkan Amerika sendiri untuk kemudian dijadikan sebagai monumen konstitusi dunia Internasional.

Jadi jangan sombong, jangan takabur, dan jangan tamak, Aceh bisa lepas setiap detik, Papua pasti lepas kapan saja seperti juga TimTim, sama halnya RMA juga setiap saat bisa mendadak dinyatakan bukan wilayah Indonesia, bahkan nantinya bisa saja pulo Jawa dilebur menjadi negara dibawah administrasi Malaysia.

Jadi kita harus tahu apa maunya Amerika, kemana arah dan tujuan Amerika dengan peng-kotak2an ini, yaitu semuanya untuk pengaturan administrasi dunia ini yang tanpa perlu disebut sebagai milik Amerika, bukan jajahan Amerika.

Itulah sebabnya, Amerika tidak perlu dan tidak mungkin menjajah karena apapun maunya pasti tidak bisa ditolak pasti didapatkannya.  Jadi kalo sebagai penjajah, bisa saja hasil bumi atau sumber alam dikuras saja seperti halnya perampok, namun kalo hal itu dilakukan tentunya akan menghancurkan perekonomian lokal wilayah tsb yang pada saatnya akan terlepas dari system pengaturan yang mengikat wilayah tsb kepada Amerika.

Demikianlah, agar semuanya bisa langgeng dibawah kepemilikan Amerika, maka seluruh dunia diatur system perdagangan, diatur system keunangan, diatur semua system2 yang bisa anda saksikan dalam United Nation.  Itulah sebabnya standard mata uang memang mulanya cuma dollar, namun untuk memudahkan dan untuk proteksi wilayah ekonomi dunia, oleh Amerika dibentuk standard2 mata uang lain seperti Euro, Yen, dan sekarang ditambah dengan Yuan.

Jadi hanya orang buta yang bilang kalo seluruh dunia ganti ke Euro maka dollar akan hancur dan Amerika akan bubar...  itu tidak benar, dan itu tidak mungkin, karena standard2 uang lainnya pun tidak beda dengan dollar sama2 dibawah pengawasan dan pengaturan IMF yang pusatnya di Amerika dibawah UN.

Jadi kalo Amerika rendah hati enggak sok jadi pemilik, janganlah anda karena merasa punya negara jadi besar kepala sok merasa menjadi pemilik.

> Irwan K <irwank2k10@...> wrote:
> Kurang lebih sama seperti kudeta
> terhadap BungKarno oleh Eyang
> Harto sejak '65.. 'Muja' amrik
> untuk jabatan dengan imbalan
> Freeport dan perusahaan"
> pertambangan amrik dan eropa
> lainnya hisap kekayaan alam RI..

Yang dimaksud RI itu yang mana ???  Aceh kaya raya malah dijajah RI.  Papua juga kaya raya sangat jelas bukan wilayah RI tapi dijajah RI sama seperti TimTim dulu yang terbukti hasil referendum 90% menolak RI.

Jadi jangan nuduh2 fitnah bahwa Amerika dan Eropa menghisap kekayaan alam RI.  Kekayaan alam yang mana yang milik RI ???  Dijaman Belanda saja pemerintah Belanda menghormati hak penduduk atas hasil hutan dan tambang, tapi dengan nama Kemerdekaan ternyata rakyat tidak berhak lagi dan dijual oleh pejabat2 yang mengaku RI ini.

Jangan sombong, tunggu saja tanggal mainnya, semua wilayah RI ini akan menuntut kemerdekaannya dengan kekuatan bersenjata.  Sejarah membuktikan belum pernah ada kerajaan ataupun negara yang bernama INDONESIA.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







Bookmark with:

Delicious   Digg   reddit   Facebook   StumbleUpon

Related Messages

opensubscriber is not affiliated with the authors of this message nor responsible for its content.