opensubscriber
   Find in this group all groups
 
Unknown more information…

z : zamanku@yahoogroups.com 18 June 2008 • 4:25AM -0400

[zamanku] Bulan [tidak pernah] terbelah dijaman Muhammad (was:Membelah bulan)
by Wirajhana

REPLY TO AUTHOR
 
REPLY TO GROUP




Ternyata banyak juga artikel Bulan Terbelah. Ya, sudah...Aku ikutan
ngeramein ah...


Untuk artikel dukungan bulan terbelah lihat di swaramuslim
<http://swaramuslim.com/islam/more.php?id=2557_0_4_0_M> , dan wikipedia
<http://en.wikipedia.org/wiki/Splitting_of_the_moon> .


Bulan terbelah disebutkan di AQ di surat Al Qamar (54) :1

[54:1] Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan1435.
1435: Yang dimaksud dengan "saat" di sini ialah terjadinya hari kiamat
atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan "terbelahnya bulan" ialah suatu
mu'jizat Nabi Muhammad s.a.w.

***
Dukungan
Hadis Bukhari, saksi:
Volume 4, Book 56, Number 831 & 832

Narrated Anas: "That the Meccan people requested Allah's Apostle to show
them a miracle, and so he showed them the splitting of the moon."
Narrated Ibn 'Abbas: "The moon was split into two parts during the
lifetime of the Prophet."


Narrated Anas bin Malik: "The people of Mecca asked Allah's Apostle to
show them a miracle. So he showed them the moon split in two halves
between which they saw the Hiram' mountain. (Translation of Sahih
Bukhari, Merits of the Helpers in Madinah (Ansaar),)"

Vol 5, book 56, number 830

Narrated Abdullah bin Masud: "During the lifetime of the Prophet the
moon was split into two parts and on that the Prophet said, 'Bear
witness (to thus)."

Volume 5, Book 58, Number 208, 210, 211

Narrated 'Abdullah: "The moon was split ( into two pieces ) while we
were with the Prophet in Mina. He said, "Be witnesses." Then a Piece of
the moon went towards the mountain.

Narrated 'Abdullah bin 'Abbas: "During the lifetime of Allah's Apostle
the moon was split (into two places).

Narrated 'Abdullah: "The moon was split (into two pieces). (Translation
of Sahih Bukhari, Merits of the Helpers in Madinah (Ansaar),

***
Dari Sahih Muslim, Chapter 8: THE SPLITTING UP OF THE MOON (A GREAT
MIRACLE), Book 039, Number 6724, 6725, 6726, 6727, 6728, 6729 & 6730,
saksi-saksi:

Abu Ma'mar reported on the authority of Abdullah that the moon was split
up during lifetime by Allah's Messenger (may peace be upon him) in two
parts and Allah's Messenger (may peace be upon him) said: Bear testimony
to this.

This hadith has been transmitted on the authority of Abdullah b. Mas'ud
(who said): We were along with Allah's Messenger (may peace be upon him)
at Mina, that moon was split up into two. One of its parts was behind
the mountain and the other one was on this side of the mountain. Allah's
Messenger (may peace be upbn him) said to us: Bear witness to this.

'Abdullah b. Mas'ud reported that the moon was split up in two parts
during the lifetime of Allah's Messenger (may peace be upon him). The
mountain covered one of its parts and one part of it was above the
mountain and Allah's Messenger (may peace be upon him) said: Bear
witness to this.

This hadith has been transmitted on the authority of Shu'ba with a
slight variation of wording.

Anas reported that the people of Mecca demanded from Allah's Messenger
(may peace be upon him) that he should show them (some) signs (miracles)
and he showed them the splitting of the moon. This hadlth has been
narrated on the authority of Anas through another chain of transmitters.

Anas reported that the moon was split up in two parts and in the hadith
recorded in Abu Dawud, the words are:" The moon was split up into two
parts during the life of Allah's Messenger (may peace be upon him)."

Ibn 'Abbas reported that the moon was split up during the lifetime of
Allah's Messenger (may peace he upon him).

***
Saksi dari orang luar Arab, raja Malabar:

Fenomena ini teramati juga oleh sejumlah karavan dagang yang sedang
dalam perjalanan ke Makkah, pun teramati di Malabar (India barat daya)
oleh raja Chakrawati Farmas dan disebutnya sebagai "kabar dari  langit"
tentang tanda2 kenabian yang telah turun di Arab.

Islam sampai ke Malabar adalah berkat Malik Ibn Dinar
<http://en.wikipedia.org/wiki/Malik_Ibn_Dinar>   yang bersama 12 orang
pedagan mendarat di kerala pada tahun 644 M
<http://www.kerala.com/festivals.htm> . Berkat bincang-bincang dengan
raja Chakrawati (Cheraman Perumal
<http://en.wikipedia.org/wiki/Cheraman_Perumal> )dan menyebutkan Bulang
terbelah dan  phenomenon itu kebetulan dilihat juga oleh raja itu,
sehingga ia masuk Islam. Ia kemudian ke Arab dan bertemu dengan Nabi
Muhammad serta mengikuti Haji terakhir bersama Nabi disana. Saat pulang,
Ia terkena Topan, kapalnya tenggelam dan jasadnya diketemukan terdampar
di Oman.

***
Dari hasil perjalanan Apolo 11, 20 Juli 1969
<http://nssdc.gsfc.nasa.gov/planetary/lunar/apollo11info.html>

Bila kita kembali menengok ke tahun 1969, kita akan melihat salah satu
keajaiban al-Qur'an. Eksperimen yang dijalankan di permukaan bulan
pada tanggal 20 Juli 1969, dapat mengisyaratkan terpenuhinya berita yang
telah disampaikan 1.400 tahun yang lampau di dalam Surat al-Qamar. Pada
tanggal itu, para astronot Amerika menjejakkan kaki mereka di bulan.
Dengan menggali tanah bulan, mereka pun melakukan ekspe-rimen-eksperimen
ilmiah dan mengumpulkan contoh-contoh bebatuan dan tanah. Sungguh sangat
menarik bahwa kemajuan-kemajuan ini sepenuhnya persis dengan
pernyataanpernyataan di dalam ayat tadi.

Sewaktu para astronot itu sedang bekerja di permukaan bulan, mereka
mengumpulkan 15,4 kilogram contoh-contoh batu dan tanah. Contoh-contoh
ini kelak menarik banyak perhatian. Menurut laporan NASA, minat yang
diperlihatkan oleh orang-orang terhadap contoh-contoh ini barangkali
melampaui minat mereka terhadap semua bentuk eksplorasi ruang angkasa
lainnya pada abad ke-20.
------------------------------------------------------------------------\
---------


Bantahan:
Bantahan dari Harun Yahya:


When did the first prophecy come to pass
<http://www.submission.org/miracle/moon.html> ?

To answer that, one must keep the prophecy in mind: "The moon has
split." This is a metaphor. Parts of the moon have left its surface.
They no longer are part of the moon.

So, the prophecy does not refer to the landing on the moon or to the
first step made by Neil Armstrong but to the fact that Armstrong and
Aldrin collected 21 kilograms of lunar rocks to bring them back to
earth. The prophecy was fulfilled at the very moment the Astronauts left
the moon in the lunar module containing 21 kilograms of rocks that had
belonged to the moon."

Note:
Perasaan Negara Amerika ngga menggunakan ukuran kilogram deh..namun
siapa tahu di konversi....


***
Penjelasan terbaik dari sisi astronomi dapat dilihat di Blog ini
<http://mutoha.blogspot.com/2007/07/bulan-pernah-terbelah.html> ,
Benarkah bulan pernah terbelah? <http://isnet.org/t_djamal/2007/06/>

Kutipan 1:
T. Djamaluddin (Peneliti Utama Astronomi dan Astrofisika, LAPAN Bandung)

....
Sejauh ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukungnya. Mekanisme fisisnya
pun sulit dijelaskan, karena kalau pun benda langit bisa saja terbelah
atau pecah akibat efek pasang surut planet atau bintang induknya, tetapi
tidak mungkin bersatu kembali. Ahli matematika Perancis Edouard Roche
menyatakan ada suatu jarak minimum dari planet atau bintang induk yang
bila dilampaui akan menyebabkan benda yang mengorbitnya akan pecah.
Batas minimum itu dikenal sebagai Limit Roche yang tergantung ukuran dan
kekuatan benda langit menahan gaya gravitasi planet. Bulan yang
kelihatan kokoh pun akan hancur berantakan bila (karena suatu sebab)
melewati Limit Roche-nya, masuk dalam orbit yang jaraknya kurang dari
18.000 km dari bumi. Saat ini (termasuk pada zaman Nabi) bulan masih
berada pada jarak yang aman 384.000 km.

....

Kutipan 2:
Ma'rufin Sudibyo yang eks. Teknik Nuklir UGM:

...

Jika Bulan benar-benar terbelah secara fisik maka jelas ada bekas
patahannya sehingga bulan - yang saat itu kemungkinan berfase setengah
lingkaran - benar-benar terbelah, bidang pembelahan itu kemungkinan
besar sejajar dengan ekuator maupun bujur nol-nya. Belahan Utara dan
Selatan Bulan (atau Barat dan Timur, jika bidang pembelahannya sejajar
bujur nol) akan terpisah sejenak hingga berjarak minimal 120 km, untuk
kemudian menyatu kembali.

Jika ini terjadi, tentu bidang pemisahan itu masih ada jejak2nya yakni
sebagai patahan panjang yang membentang sejajar ekuator Bulan maupun
bujur nol. Jika suatu blok batuan mendadak terpatahkan (apalagi
terpisah) untuk kemudian merekat kembali, dibutuhkan 'lem' teramat kuat
agar patahan itu tidak bergeser lagi. Secara geologis 'lem' itu adalah
magma yang terekstrusi keluar lewat erupsi rekahan, tentunya dengan
volume sangat gigantik untuk kemudian membeku dan mengikat kedua sisi
yang terpatahkan tadi. Dan karena batuan setempat mengalami kontak
dengan magma Bulan, tentu terjadi proses metamorfosa kontak yang
menghasilkan batuan metamorf kontak nan khas.

Sejauh ini - merujuk NASA - vulkanisme Bulan terakhir kali terjadi
jutaan tahun silam dan tak ada yang berumur Holosen (kurang dari 10.000
tahun), apalagi Resen (kurang dari 1.000 tahun). Citra2 permukaanBulan
juga tidak menunjukkan jejak patahan sangat panjang yang sejajar
ekuator. Demikian pula, citra2 Bulan pun tidak menunjukkan adanya sisa2
erupsi rekahan memanjang yang sejajar ekuator maupun bujur nol. Magma
Bulan bersifat basaltik - mirip magma dari mantel Bumi - sehingga bila
muncul ke permukaan tentunya menghasilkan endapan2 kegelapan yang mudah
diidentifikasi. Misi Apollo 11, 12 dan 14 memang mendarat di dekat
ekuator Bulan, namun di lokasi2 pendaratannya tidak dijumpai endapan
lava basaltik "segar" produk erupsi masa Resen.

...

------------------------------------------------------

Bantahan
Eksistensi Raja Chakrawati/Cheraman Perumal
<http://en.wikipedia.org/wiki/Cheraman_Perumal>

Chakrawati, yang seorang raja itu, bukanlah orang biasa sehingga catatan
mengenai dia haruslah ada, namun berdasarkan sumber dibawah ini, catatan
Raja tersebut tidak sesuai dengan tahunnya:

A mention of the Cheraman Perumal legend
<http://en.wikipedia.org/wiki/Cheraman_Perumal_Bhaskara_Ravi_Varma>
appeared in the 16th century book Tuhafat Ul Mujahideen
<http://en.wikipedia.org/wiki/Tuhafat_Ul_Mujahideen>  by Shaikh
<http://en.wikipedia.org/wiki/Shaikh>  Zainuddin Makhdoom
<http://en.wikipedia.org/wiki/Zainuddin_Makhdoom>  a noted Kerala
<http://en.wikipedia.org/wiki/Kerala>  historian, but he apparently did
not believe in its historical authenticity. But later it is alleged that
some historians seem to have forgotten to add his disclaimer.

Sreedhara Menon, a historian, states that Kerala never had a king called
Cheraman Perumal <http://en.wikipedia.org/wiki/Cheraman_Perumal>  and
quotes Dr. Herman Gundert <http://en.wikipedia.org/wiki/Herman_Gundert>
, the German who composed the first Malayalam-English dictionary (and
the grandfather of Herman Hesse
<http://en.wikipedia.org/wiki/Herman_Hesse> ) for this. But there seems
to have been a Cheraman Perumal, whose history is overlaid by legend.
According to Saiva tradition, he had an association with a Sundaramurti,
the last of the three hymnists of Devaram. This was a different Cheraman
Perumal who is conjectured to have demised in 825 A.D
<http://varnam.org/blog/archives/2005/08/the_myth_of_cheraman_perumals.p\
hp> .

There is also an account by a Kookel keloo Nair in an interesting paper
written in the 19th century Madras Quarterly Journal of Literature and
Science. Referring to this subject the writer observes that the Jain or
Buddhists, "as a people were settled in Arabia and many visited
Malabar; the original name was Mahajain and became in time corrupted to
Magains or Magans. The Hindus through mistake (ignorance) call the
Musselman (muslims) also Buddhists, and from this arose the idea, that
the last of the Perumals became a Mohemmedan". As stated in "The
Land of the Permauls. Cochin, Its Past and Its Present." 1863. Chapter
2. Page 44, The Last "Permaul." Dr. Francis Day.

***

Bantahan bahwa "Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang
bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali" merupakan Klaim dari NASA

Potongan kalimat itu ternyata berasal dari cerita dari Prof. Dr. Zaghlul
Al-Najar, ketika menonton televisi aku pun suatu hari duduk di depan
televisi Inggris. "Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter
seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS...dan pengujian batu2
itu dilakukan oleh pakar Geologi (Lihat di situs Swaramuslim diatas)

***

Bantahan itu batu pasti dari Bulan, lihat disini
<http://www.moonhoax.com/site/evidence.html>
Bantahan terhadap telah mendarat di bulan ada di sini
<http://www.bbc.co.uk/science/space/solarsystem/earth/moonvote.shtml> ,
di sini
<http://www.bbc.co.uk/science/space/solarsystem/earth/apolloevidence.sht\
ml>  dan disini <http://www.moonhoax.com/site/evidence.html>
Bantahan mengenai guratan2 adalah retakan baca di sini
<http://www.rense.com/general71/p2.htm>

***
Baca juga debate ini
<http://answering-islam.org.uk/Emails/moon_prophecy.htm/> , terutama
tentang angka 19 dengan pendaratan di Bulan. Angka 19 merupakan juga
angka ajaib di dunia Islam dan ternyata "bisa juga" terhubung dengan
pendaratan ke bulan.

Di AQ juga ada keajaiban angka 4 dan menurut tradisi Tionghoa merupakan
angka sial (di baca: si) dan berhubungan dengan kematian dan uniknya
angka 4 itu mempunyai arti "menarik" di AQ

Nama Muhammad disebutkan EMPAT KALI dalam Quran
<../../../../../religionspirituality/message/7580> .

Ajaibnya ada nama lain yang juga disebutkan sebanyak EMPAT KALI dalam
Quran, dan tambah ajaib lagi nama itu adalah merupakan BINATANG PALING
DIBENCI DALAM ISLAM. Ya, anda benar, itu adalah KHANZEER, nama arabnya
untuk BABI!

Bukankah ini menarik sekali??

Muhammad : 4 kali disebutkan dalam Quran.
Khanzeer (Babi) : 4 kali disebutkan dalam Quran.
Kazzab (Pembohong) : 4 kali disebutkan dalam Quran.

Mmmh...Aku persilakan Pembaca sendiri yang merangkai kelanjutannnya.
-------------------------------------------------------
--- In zamanku@yaho..., uztad murtad <uztadmurtad@...> wrote:
>
> Sekedar sedikit membantu tawang ajah...
> Beginilah hasilnya kalo mengikuti pengajian yang dipimpin uztad yg
knowledge-nya dibawah standard... pengertian membelah bulan diterima
mentah2 se-olah2 bulan bener2 terbelah...
> Kalo tawang udah mulai buka2 bible pasti akan ketemu kalimat yg kira2
begini :
> " Meskipun imanmu hanya sebesar biji sawi akan sanggup memindahkan
gunung "
>
> Mana mungkin kita bisa mindahin gunung ?! ... bullshit bukan?! apalagi
hanya iman sebiji sawi... keciiiill amat.
> Kalo dipahamin secara text-book itu hanya hoax murahan dari bible...
mindahin gunung adalah hal yg mustahil, sesuatu yg tidak mungkin
> Membelah bulan janganlah anda terima
>  mentah2 bahwa bulan bener2 terbelah... pahamilah bahwa " Sesuatu yang
tidak mungkin bagi manusia adalah mungkin bagi Allah"
>
> kenapa muhammad menolak dikatakan pernah membelah bulan ? ya karena
takut dipahami seperti tawang itu... muhammad kagak mau salah kaprah.
>
> contoh hal-hal yang tidak mungkin tetapi menjadi mungkin :
>       >"tawangalun" <tawangalun@...>
:
>       > Dalam perang UHud Khalid bin Walid
itu berhadapan dg Muhammad SAW,tapi
>       > dalam perang berikutnya dia sudah
jadi pasukannya dan di Perang dg Persia dia
>       > sebagai panglimanya.
>
> Anehkan wang ?! ... orang yang dulu musuhnya koq berbalik jadi
sekutunya ... itulah salah satu arti 'bulan terbelah'...sama dengan
'Iman sebiji sawi bisa mindahin gunung"
>
> wang... bulan terbelah ya nggak mungkinlah tapi kalo gerhana ... itu
baru mungkin
> gerhana juga bulan cuma tertutup bumi... bukan dimakan buto-ijo.loh
>
> murtad nich !!!
>
> --- On Mon, 16/6/08, tawangalun <tawangalun@...> wrote:
> From: tawangalun <tawangalun@...>
> Subject: [zamanku] Re:  APA MUHAMAD MELAKUKAN MUKJIZAT?
> To: religionspirituality@yaho..., zamanku@yaho...,
islamkristen@yaho..., proletar@yaho...
> Date: Monday, 16 June, 2008, 5:27 AM
>

>
>             OK lah Gak punya mukjizat gak opo2,tapi saya kok lihat
kinerjanya
> luar biasa buktinya:
>
> 1.Dalam perang UHud Khalid bin Walid itu berhadapan dg Muhammad
> SAW,tapi dalam perang berikutnya dia sudah jadi pasukannya dan di
> Perang dg Persia dia sebagai panglimanya.
>
> 2.Opo didunia ini pernah ada misalnya Bin Laden gelem jadi kolonelnya
> Amerika,atau Laksamana yamamoto jadi Panglimanya Rusia misalnya.
> Kalau nabi saya menyulap orang kok bisa,tahu gak Umar bin Khattab itu
> dulu musuhnya yang mau mbunuh nabi,mampir keadiknya dulu mau dihajar
> soalnya adiknya sudah jadi muslimah.Kebetulan adiknya pas ngaji.Saat
> itu juga Umar malah converse.Opo itu bukan karena Qurannya Muhammad
>
> itu memang hebat?

> 3.Bandingen Tuhan Yesusmu yang mukjizatnya seabreg itu pas meninggal
> gur dapet bangsanya berapa ekor? muridnya saja Yudas malah
> kianat,lainnya pada lari kocar kacir saat Yesus ditangkap.Dan sampai
> detik inipun Shimon Peres CS tetep agama yahudi.Jadi saya nilai Tuhan
> kok malah gagal ngajak bangsanya.Padahal nabi saya yang bukan Tuhan
> wae bisa ngajak seluruh jazirah Arab.

> Please lihatlah kinerjanya jangan fasilitas mukjizatnya.
>
> Shalom,
> tawangalun.
>
> - In religionspiritualit y@yahoogroups. com, "feifei_fairy"
>
> <feifei_fairy@ ...> wrote:
> APA MUHAMAD MELAKUKAN MUKJIZAT?
>
> DID MUHAMAD PERFORM MIRACLES?
> <http://www.indonesi a.faithfreedom. org/forum>
>
> by Ali Sina  <http://www.indonesi a.faithfreedom. org/forum>
>
>
>
> Bukanlah rahasia lagi bahwa agama bisa membuat buta dan bahwa orang
>
> beragama tidak mampu melihat sedikitpun kesalahan dalam agamanya.
>
> Inilah
>
> alasan mengapa Muslimin menganggap dirinya paling jago melihat
>
> kesalahan
>
> dalam agama Kristen, Yahudi ataupun Hindu,
>
>
>
> TAPI
>
>
>
> TIDAK MAMPU melihat absurditas dalam kepercayaan mereka sendiri.
>
>
>
> Muslimin begitu mencintai Muhamad sampai mengikuti caranya berpakaian,
>
> berbahasa, sampai ke tata cara makan. Ini bukan tanda kebesaran
>
> Muhamad
>
> tetapi tanda fanatisme dan buta agama pengikutnya. Pengikut segala
>
> "cult" selalu akan mengagung-agungkan pemimpin mereka sebagai manusia
>
> sempurna. TAPI ini bukan petunjuk ataupun bukti hebatnya pemimpin
>
> mereka. Manusia memerlukan obyek pujaan. Sering pada saat wafatnya
>
> seorang pemimpin, ia diberi status mythologis yang lebih tinggi
>
> dibandingkan semasa hidupnya. Inilah saatnya kelemahan sang pemimpin
>
> sebagai manusia disembunyikan dari mata pemujanya.
>
>
>
> Muslimin belum pernah melihat Muhamad. Mereka sepenuhnya tergantung
>
> kepada cerita turun temurun. Cerita2 ini begitu mengagungkan pribadi
>
> Muhamad sampai melampaui akal sehat. Kebanyakan Hadis dipalsukan,
>
> dibesar2kan oleh para penjilat dan tidak memiliki dasar. Lihat sendiri
>
> contoh Hadis berikut ini dimana Muhamad dikatakan membelah bulan.
>
>
>
> Sahih Bukhari Volume 5, Buku 208
>
> Diriwayatkan Anas bin Malik:
>
> Penduduk Mekah meminta Rasulullah untuk menunjukkan kepada mereka
>
> sebuah
>
> mukjizat. Ia menunjukkan bulan dibelah menjadi dua, dengan bagian
>
> tengahnya terlihat Gunung Hiram'.
>
>
>
> Juga Sahih Bukhari Volume 4, Buku 56, Nomor 830, 831, 832.
>
>
>
> Yang berikut dibawah ini menunjukkan Rasulullah membuat timbulnya air.
>
> Sahih Bukhari Volume 1, Buku 4, Nomor 170
>
> Diriwayatkan Abu Malik:
>
> Menjelang sholat 'Asr saya melihat Rasulullah dan pengunjung mencari
>
> air
>
> wudhu tetapi mereka tidak menemukannya. Kemudian (pot penuh dengan)
>
> air
>
> wudhu dibawa kepada Rasulullah. Ia memasukkan tangannya kedalam pot
>
> tsb
>
> dan memerintahkan orang untuk mengambil wudhu dari pot tersebut. Saya
>
> melihat air keluar dari bawah jari-jarinya sampai semua pengunjung
>
> selesai mengambil wudhu.
>
>
>
> Atau mukjizat melipatgandakan roti : Sahih Bukhari Volume 5, Buku 59,
>
> Nomor 428
>
>
>
> Tetapi saat ditantang, Muhamad berulang kali membantah melakukan
>
> mukjizat. Ia mengakui bahwa nabi2 sebelumnya-lah yang diberikan
>
> kemampuan melakukan mukjizat. Mukjizatnya, kata sang Rasulullah,
>
> hanya datang dlm wujudQuran.
>
>
>
> Sahih Bukhari Volume 9 Buku 92, Nomor 379:
>
> Diriwayatkan Abu Huraira:
>
> Rasulullah mengatakan, "Para nabi melakukan mukjizat agar orang
>
> percaya,
>
> tetapi apa yang diberikan kepada saya adalah apa yang diungkapkan
>
> Allah
>
> kepada saya. Saya harap pada Hari Akhir nanti pengikut saya akan
>
> menjadi
>
> lebih daripada pengikut para nabi lainnya."
>
>
>
> Banyak surah dalam Quran yang menekankan Hadis terakhir tersebut
>
> diatas,
>
> bahwa Muhamad tidak pernah melakukan mukjizat dan malah menganggapnya
>
> tidak berguna. Dalam surah berikut ini Rasulullah mengakui bahwa nabi2
>
> lain sebelumnya datang dengan mukjizat dan tanda2 jelas tetapi tetap
>
> manusia menolak mereka. Baginya, ini membuktikan bahwa mukjizat tidak
>
> ada gunanya.
>
>
>
> Q 03:183:
>
> (Yaitu) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan: "Sesungguhnya Allah
>
> telah
>
> memerintahkan kepada kami, supaya kami jangan beriman kepada seseorang
>
> rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami korban yang dimakan api".
>
> Katakanlah: "Sesungguhnya telah datang kepada kamu beberapa orang
>
> rasul
>
> sebelumku membawa keterangan-keterang an yang nyata dan membawa apa
>
> yang
>
> kamu sebutkan, maka mengapa kamu membunuh mereka jika kamu adalah
>
> orang-orang yang benar".
>
>
>
> Tetapi tetap, banyak yang menantang Muhamad agar menunjukkan sebuah
>
> mukjizat sehingga mereka bisa percaya.
>
>
>
> Q 17:90
>
> Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga
>
> kamu
>
> memancarkan mata air dan bumi untuk kami,
>
>
>
> Dan jawabannya hanyalah ini :
>
> Q 17:93
>
> Katakanlah: "Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia
>
> yang menjadi rasul?"
>
>
>
> Orang meragukan Muhamad karena mereka tidak melihat satu halpun yang
>
> luar biasa darinya.
>
>
>
> Q 17:94
>
> Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala
>
> datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: "Adakah Allah
>
> mengutus seorang manusia menjadi rasul?"
>
>
>
> Q 25:7
>
> Dan mereka mengatakan "Rasul macam apa menyantapi makanan dan
>
> melangkah
>
> di jalan yang sama dengan kami ? Mengapa bukan bidadari yang
>
> dikirimkan
>
> kepada kami agar kami bisa memujaNya ?
>
>
>
> Q 25:8
>
> "Atau mengapa ia tidak memiliki kekayaan atau memiliki taman yang bisa
>
> dinikmatinya ?" Orang dengki akan berkata "Kalian mengikuti orang yang
>
> kemasukan setan."
>
>
>
> Namun Muhamad selalu mengatakan kepada pengikutnya bahwa ia cuma
>
> manusia
>
> biasa, bukan malaikat sehingga janganlah orang mengharapkan mukjizat
>
> darinya.
>
>
>
> Q 17:95
>
> Katakan: Kalau memang pernah ada malaikat yang hidup di dunia ini,
>
> Kami
>
> tentu akan menurunkan kepada mereka dari surga malaikat sebagai
>
> pembawa
>
> berita.
>
>
>
> Akal sehat tentu mengatakan bahwa orang yang melakukan mukjizat
>
> seperti
>
> membelah bulan tidak akan dianggap gila atau kesurupan. Tetapi JUSTRU
>
> orang2 yang mengenalnya sebenarnya mencap-nya demikian.
>
>
>
> Q15:06
>
> Mereka berkata: "Hai orang yang diturunkan Al Qur`an kepadanya,
>
> sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila [792]."
>
>
>
> Tidak ada seorangpun yang akan menuntut mukjizat kalau memang Muhamad
>
> sanggup melakukannya.
>
>
>
> Q 15:07:
>
> "Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu
>
> termasuk orang-orang yang benar?"?
>
>
>
> Namun Muhamad hanya menjawab:
>
> Q 15:08:
>
> "Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk membawa
>
> azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh."
>
>
>
> Kaum Quraish terus menuntut sebuah mukjizat dan Muhamad juga terus
>
> saja
>
> mengatakan bahwa ia hanya pembawa peringatan.
>
>
>
> Q 13:07:
>
> "Orang-orang yang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya
>
> (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?" Sesungguhnya kamu
>
> hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang
>
> yang memberi petunjuk."
>
>
>
> Ada beberapa ayat yang mengulang-ulangi hal yang sama: orang menuntut
>
> mukjizat dan Muhamad menjawab bahwa ia hanya manusia biasa seperti
>
> saya
>
> dan kamu, hanyalah seorang pembawa peringatan. Bukti jelas bahwa
>
> Muhamad
>
> belum pernah melakukan mukjizat adalah ayat berikut ini yang
>
> mengatakan
>
> bahwa orang bahkan menolak rasul2 lain yang datang dengan mukjizat dan
>
> tanda2 jelas, dengan arti kata lain, mukjizat tidak berarti apa2.
>
>
>
> Q 3:184
>
> Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum
>
> kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mu`jizat-mu` jizat
yang
>
> nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna [257].
>
>
>
> Dalam ayat2 tersebut diatas Muhamad mengaku tidak memiliki kekuatan
>
> supernatural. Logis lah ! Jika ia dapat melakukan mukjizat yang oleh
>
> Hadis dikatakan dibuatnya, apalah guna ayat2 tersebut diatas ? Berikut
>
> ini ia jelas menolak mukjizat sebagai bukti kerasulannya dan
>
> membedakan
>
> perbuatan tersebut sebagai perbuatan tukang sihir.
>
>
>
> Q 21:3
>
> "Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: "Orang ini
>
> tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah
>
> kamu
>
> menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya? "
>
>
>
> Ia memang benar ! Apa gunanya mukjizat ? Mukjizat mungkin bukti bagi
>
> mereka yang menyaksikannya, tetapi tidak berarti bagi mereka yang
>
> tidak
>
> melihatnya. Muhamad menekankan bahwa mukjizat yang dibawanya adalah
>
> Quran, karena itu yang lebih penting. Tetapi ketahuilah, QURAN
>
> BUKANLAH
>
> SUATU MUKJIZAT. Quran adalah buku penuh dengan kesalahan dan tidak
>
> konsisten.
>
>
>
> OLEH KARENA ITU, Kita Melihat Muhamad sebagai manusia luar biasa
>
> PENIPUNYA karena 2 alasan dibawah ini :
>
>
>
> a) Banyak ayat dalam Hadis maupun Quran, jika memang benar,
>
> menunjukkannya sebagai orang yang sering marah, kejam, tidak kenal
>
> ampun
>
> dan suka menipu. Perbuatan2nya seperti menyerang karavan dagang,
>
> membunuhi mereka yang memilih agama lain dan tidak mau menjadi
>
> pengikutnya, mengutuk musuhnya, memperlakukan wanita sebagai warga
>
> kelas
>
> dua dan mencap mereka "kurang dalam intelektualitas" (deficient in
>
> intelligence) , bak "gangster kelas bawah" membunuhi secara culas
>
> musuh2nya, dan banyak lagi tindakan yang jelas TIDAK menunjukkan mutu
>
> karakter spiritual yang saya cari untuk dijadikan panutan. Tindakannya
>
> adalah jauh dari tindakan seorang INSAN ul KAMIL ("rasul terhormat")
>
> sebagaimana ia menganggap dirinya dalam Q 69:40.
>
>
>
> b) Muslimin modern jaman sekarang, khususnya mereka yang standar etika
>
> mereka dipengaruhi oleh persepsi barat/humanistik, mencoba menjauhkan
>
> diri dari Hadis2 yang menggambarkan Muhamad sebagai orang tidak
>
> bermoral
>
> dan tidak mengenal etika. Mereka menolak kesahan/validitas Hadis2 yang
>
> menunjukkan segi negatif Muhamad.
>
>
>
> Namun, jika Hadis dan ayat2 tersebut memang ternyata palsu atau tidak
>
> benar, maka dasar2 validitas Islam akan runtuh dan orang tidak lagi
>
> memiliki alasan untuk mempercayai seorang figur mitologis yang
>
> keberadaan maupun kata2 sebenarnya TIDAK diketahui.
>
>
>
> --- End forwarded message ---



Bookmark with:

Delicious   Digg   reddit   Facebook   StumbleUpon

Related Messages

opensubscriber is not affiliated with the authors of this message nor responsible for its content.