opensubscriber
   Find in this group all groups
 
Unknown more information…

z : zamanku@yahoogroups.com 6 August 2008 • 12:14PM -0400

[zamanku] Re: Ideologi Kapitalisme, Tinjauan Sejarah dan Bahayanya
by gkrantau

REPLY TO AUTHOR
 
REPLY TO GROUP



TYPISCH banyak orang Islam kalo nulis panjang2 dan dimasukin hal2 yg
sebenarnya tidak ada sangkut paut dg judul su[aya keliatan nyayentipik.

Bang  Sigit Al Bantuli lupa nyebut bhw Islam
sama sekali tidak memberikan kontribusi dlm perkembangan modern
technology dan science. Tapi banyak orang Islam yg gencar mengritik
segala macam penemuan, termasuk dlm social science, yg semuanya
dilakukan oleh orang2 kafir.

Dan typical banyak orang Islam yg hidup dlm penyangkalan - hobby-nya
nyalahin orang laen untuk segala keterbelakangan umat Islam (umat
terbaik mnrt Aulloh) dan kemiskinan mereka. Salibis, Israel, Yahudi,
Mossad, CIA, USA. dll semuanya disalahin tapi anehnya mereka tidak
berani melakukan self-criticism.

Selama Islam dan umatnya tidak berani melakukan self-criticism maka
mereka akan terus terbelenggu dlm mind-set abad ke-7 dg segala macam
consequences-nya. Akhirnya mereka begitu desperate dan ngidapparanoid yg
akuut sehingga satu2nya outlet bagi banyak di antara mereka yaitu
menyerang, meradang, membakar, ngebom dan membunuh orang laen (termasuk
sesama Muslim).

Gabriela Rantau

--- In zamanku@yaho..., Lusy Anita <looshytta@...> wrote:
>
> Ideologi Kapitalisme, Tinjauan Sejarah, dan Bahaya terhadap Kaum
Muslimin
> Oleh : Sigit Al Bantuli
> Pasca runtuhnya daulah Islam di Istambul, dunia ini dihadapkan dengan
tantangan global. Dimana ideologi kapitalis sekuler menjadi satu-satunya
Ideologi yang diemban dan disebar luaskan oleh Amerika Serikat dan
sekutunya. Munculnya Ideologi Sosialis Komunis yang dimotori oleh Uni
Sovyet USSR tidak mampu menjadi rival yang seimbang untuk menghambat
laju kapitalisme global tersebut. Hingga pada akhirnya kapitalisme
menjadi ideologi yang wajib diemban oleh semua negara di dunia ini
termasuk di Indonesia.
> Negara-negara dunia ke 3 yang notabene adalah dunia Islam, dijejali
dengan paksa dibawah tekanan internasional untuk menerima kapitalisme
sekuler. Dengan menempatkan agen-agen kepercayaan yang duduk di kursi
pemerintahan menjadikan usaha barat untuk menghegemoni dunia menjadi
sebuah keniscayaan.
> Walhasil, kehancuran masyarakat khususnya masyarakat Islam telah di
ambang pintu. Mabda kapitalisme yang penuh dengan nilai nilai liberal
dan sekuler ini diterapkan di tengah masyarakat Islam. Kaum muslimin
tidak lagi malu untuk membuka aurat dimuka umum, bahkan dengan bangga
menontonkan aurat mereka sebagai aset yang sangat berharga untuk mencari
kesenangan dunia. Prostitusi merajalela di negeri negeri muslim.
Pembunuhan, perkosaan, kriminalitas yang tinggi, kesenjangan sosial,
kelaparan, dan lain sebagainya adalah bukti ketidak mampuan mabda
kapitalis untuk mengatur manusia.
> Oleh karena itulah, seorang pengemban dakwah harus mampu membongkar
topeng manis kapitalisme, dan menunjukan wajah aslinya yang penuh
kebusukan. Kita juga harus mampu menunjukan bahaya kapitalis terhadap
kaum muslim, hingga mereka (kaum muslimin) sadar betul akan bahayanya
sehingga menjauhi dan membuang jauh jauh mabda ini. Dan yang tak kalah
pentingnya, kita juga harus mampu menunjukan solusi untuk mengganti
mabda tersebut. Akan tetapi dalam makalah ini lebih fokus kepada sejarah
dan bahayanya terhadap kaum muslimin.
> Sejarah Kapitalisme
> Berbicara mengenai sejarah kemunculannya, kapitalisme tidak bisa
dilepaskan dari rentetan peristiwa yang melatar belakanginya, baik itu
yang berlatar belakan Sains dan teknologi, Politik, Ekonomi dan lain
sebagainya. Dalam kitab Nidhom Islam, dijelaskan bahwa mabda ini bermula
pada saat kaisar dan raja-raja Eropa dan Rusia menjadikan agama sebagai
alat untuk memeras, menganiaya, dan menghisab darah rakyat. Para pemuka
agama waktu itu dijadikan perisai untuk mencapai keinginan mereka. Maka
timbulan pergolakan sengit, yang kemudian membawa kebangiktan bagi para
filosof dan cendekiawan.
> Latar Belakang Sains dan Teknologi
> Sepanjang masa dominasi gereja terhadap masyarakat Eropa, nyaris sains
dan teknologi tidak berkembang atau bahkan bisa disebut mati. Walaupun
dimasa itu banyak para cendekiawan dan para filosof yang melakukan
riset. Akan tetapi banyak dari mereka yang diseret kemeja pengadilan
gereja. Tidak hanya itu saja, teori ilmiyah dan penemuan-penemuan
penting banyak yang dianulir oleh pihak gereja karena bertentangan
dengan paham gereja pada waktu itu. Diantaranya adalah :
>
> Teori Copernicus
>
> Nicolaus Copernicus atau Nikolaus Kopernikus (bahasa Polandia Mikolaj
Kopernik; 19 Februari 1473 - 24 Mei 1543) adalah seorang astronom,
matematikawan, dan ekonom berkebangsaan Polandia, yang mengembangkan
teori heliosentrisme (berpusat di matahari) Tata Surya dalam bentuk yang
terperinci, sehingga teori tersebut bermanfaat bagi sains. Ia juga
seorang kanon gereja, gubernur dan administrator, jurist, astrolog, dan
dokter. Teorinya tentang matahari sebagai pusat tata surya, yang
menjungkirbalikkan teori geosentris tradisional (yang menempatkan Bumi
di pusat alam semesta) dianggap sebagai salah satu penemuan yang
terpenting sepanjang masa, dan merupakan titik mula fundamental bagi
astronomi modern dan sains modern (teori ini menobatkan revolusi
ilmiah). Teorinya memengaruhi banyak aspek kehidupan manusia lainnya.
>
> Pendapat copernicus langsung mendapatkan reaksi dari gereja, karena
gereja memahami bahwa pusat tata surya adalah bumi (geosentris). Sampai
akhirnya Copernicus dibawa kemeja Pengadilan gereja dan dijatuhkan
hukuman Pengkutukan. Akan tetapi karena Copernicus mau menarik ucapan
dan pendapatnya itu, sehingga gereja menerima pengampunan dosanya. Dan
akhirnya dibiarkan tetap hidup. Walaupun demikian teori Heliosentris
sudah menjadi bahan pembicaraan masyarakat Eropa.
>
> Galileo Galilea
>
> Ilmuwan Galileo setelah melakukan riset, akhirnya berhasil menemukan
teropong bintang. Dengan menggunakan teropong tersebut, Galileo berhasil
mengamati pergerakan benda-benda luar langit dan sekaligus memperkuat
teori Copernicus. Selain itu Galileo juga berpendapat bahwa bumi itu
bulat, bukan datar seperti yang dipahami gereja pada waktu itu.
>
> Pendapat Galileo langsung ditentang pihak gereja. Dan diarahkan tampil
di hadapan Pejabat Suci di Roma di mana mahkamah menjatuhkan hukuman
pengutukan dan memaksa Galileo bersumpah akan meninggalkan paham yang
menyeleweng. Dan sebagai hukumannya Galileo dikurung di Siena hukumannya
Galileo dikurung di Siena dan akhirnya, pada Disember 1633, Galileo
dipindahkan di Arcetri hingga meninggal dunia pada tahun 1642.
> Latar Belakang Politik
> Secara politik, masyarakat Eropa mengalami berbagai macam kesulitan
yang harus dihadapi, baik itu kesulitan dari internal masyarakat Eropa
maupun kesulitan dari eksternal.
> A. Politik Eksternal Eropa
> Eropa melakukan peperangan dengan kaum muslimin selama beberapa abad
lamanya. Diberbagai tempat pertempuran selalu dimenagngkan oleh kaum
muslimin. Termasuk hal yang sangat menyakitkan adalah ketika pada tahun
1453 kekaisaran Romawi Timur ditaklukan oleh pasukan kaum muslimin yang
dipimpin oleh Kholifah Muhammad II, yang kemudian dikenal dengan
Muhammad al Fatih. Ibukota Romawi Timur, Konstantinovel diduduki.
Sehingga perdagangan menuju Eropa terhenti di Konstantinopel yang
menjadi pintu masuk menuju Eropa.
>
> Usaha usaha untuk mempertahankan diri dari serangan serangan kaum
musliminin tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Sehingga
menuntut pihak Penguasa dan Gereja untuk segera mendapatkan dana dan
tentara untuk keperluan perang. Dan dana itu diambilkan dari rakyat
dengan berbagai kebijakan.
>
> B. Politik Internal Eropa
> Untuk menanggung biaya perang dalam perang salib melawan kaum
muslimin, raja-raja Eropa melakukan kebijaksanaan yang dinilai sangat
tidak manusiawi (absolut), diantaranya adalah:
> 1.     Pajak yang sangat tinggi terhadap rakyat.
> 2.     Wajib militer untuk melawan pasukan kaum muslimin
> 3.     Surat Indolgensia (penebusan dosa). Surat ini dijual kepada
orang-orang yang tidak mampu berangkat berperang.
> 4.     Semuanya itu dilakukan oleh raja dibalik tameng Gereja sebagai
otoritas religius rakyat Eropa. Sehingga menimbulkan sentimen anti
gereja dikalangan para filosof dan cendekiawan.
> Latar Belakang Ekonomi
> Akibat ditakhlukannya Konstantinopel oleh Muhammad Al Fatih pada tahun
1453, akhirnya perdagangan rempah-rempah di Eropa yang berasal dari Asia
Tengah, Selatan dan Tenggara dan sebagaian Afrika tidak sampai Eropa.
Hal itu menyebabkan kelangkaan rempah-rempah yang sangat dibutuhkan oleh
masyarakat Eropa pada waktu itu. Oleh karena itu muncul usaha dari
berbagai negara untuk melakukan ekspedisi pencarian pulau penghasil
rempah-rempah tersebut.
> Diawali dengan ekspedisi yang dilakukan oleh Christopher Columbus (30
Oktober 1451 – 20 Mei 1506). Colombus adalah seorang penjelajah dan
pedagang yang menyeberangi Samudra Atlantik dan sampai ke benua Amerika
pada tanggal 12 Oktober 1492 di bawah bendera Castilian Spanyol. Ia
percaya bahwa bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal
dapat sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat. Keberhasilan Colombus
menemukan dunia baru (Amerika) yang kemudian berhasil kembali ke Eropa
dengan selamat menjadikan masarakat Eropa mulai tersadar, bahwa selama
ini mereka dibohongi oleh gereja dengan segala bentuk teori dan pahamnya
tersebut. Sehingga mengakibatkan sentimen dan anti gereja meluas
dikalangan masarakat Eropa.
> A. Revolusi Prancis (1789 – 1799)
> Revolusi Prancis adalah momentum yang paling fenomenal dalam ideologi
Kapitalis. Dimana terjadi pergolakan yang sangat sengit antara Gereja
dan Raja melawan para cendekiawan dan filosof. Mereka mempersoalkan
eksistensi gereja sebagai lembaga formal keagamaan dalam urusan publik
masyarakat. Pembatasan-pembatasan ruang kerja gereja didalam urusan
publik mulai ditentang oleh para cendekiawan. Sehingga dihasilkan
kesepakatan bahwa gereja hanyalah urusan privat dan urusan publik
diserahkan kepada penguasa dengan melakukan pembagian wilayah kerja.
> 1.      Legislatif yang bertugas melakukan kodifikasi hukum dan
undang-undang.
> 2.      Eksekutif yang menjalankan hukum dan undang-undang.
> 3.     Yudikatif yang melakukan tindakan penegakan hukum bagi yang
melakukan pelanggaran terhadap undang-undang.
> Berawal dari situlah paham demokrasi kemudian muncul dan berkembang
pesat ditengah-tengah mabda Kapitalis.
> Pembatasan gereja hanya dalam wilayah privat dan bukan mengurusi
publik mengakibatkan berbagai hal, diantaranya adalah
> B. Munculnya kebebasan beragama
> Agama merupakan urusan individu manusia dengan tuhannya. Orang lain
tidak memiliki kewenangan untuk menentukan dan mengarahkan kedalam agama
manapun. Sehingga merupakan hal yang sah-sah saja ketika orang dengan
mudah keluar masuk agama karena kepentingan kepentigan sesaat. Kasus
Martin Luther di Jerman merupakan bukti kongkrit bagaimana lembaga
keagamaan menjadi hal yang provan dan tidak berarti sama sekali.
Dikarenakan kepentingan duniawi (perkawinan pendeta katholik),
menyebabkan berdirinya Agama baru yaitu Kristen Protestan. Kebebasan
inilah yang akhirnya memunculkan faham Pluralisme.
> C. Munculnya kebebasan Berpendapat
> Pendapat merupakan hak individu untuk mengemukakan gagasannya kepada
siapapun. Agar manusia memiliki hak yang sama dalam mengemukakan
pendapat inilah kemudian dibentuklah lembaga perwakilan dalam parlemen
untuk menyalurkan aspirasi mereka. Tentunya dengan mekanisme politik.
Oleh karena itulah demokrasi menjadi salah satu faham yang pokok dalam
mabda Kapitalisme.
> D. Munculnya kebebasan berprilaku
> Prilaku adalah hal yang asasi dalam mabda kapitalis. Seseorang tidak
diperkenankan menganggu eksistensi prilaku seseorang yang lain.
Pelanggaran terhadap kebebasan prilaku ini berarti melanggar HAM
seseorang.
> E. Kebebasan dalam kepemilikan
> Kepemilikan menurut idiologi kapitalisme adalah tidak terbatas. Karena
berhenti bagi mereka adalah kematian. Cukup adalah kegagalan. Sehingga
sistem ekonomi kapitalis sangat mengerikan dalam implementasinya.
Apalagi dengan ditemukannya Mesin Uap oleh James Watt di Inggris yang
mendorong terjadinya Revolusi Industri. Akibatnya terjadilah perubahan
yang sangat radikal, dari sistem feodalistik dengan faham Merkhanteisme
menjadi Industri dengan sistem penjajahan ekonominya.
> Ancaman Kapitalisme terhadap Dunia Islam
> Dengan dasar-dasar Idiologi Kapitalisme tersebut, negara-negara barat
kemudian menjadikan negara dunia ke-3 (baca dunia Islam) menjadi ajang
penjajahan. Baik itu penjajahan Politik, Budaya, Ekonomi, dan lain
sebagainya.
> Dibidang politik, sejak ditumbangkannya Khilafah Turki Usmani
menyebabkan kaum muslimin terpecah belah menjadi lebih dari 50 negara
kecil, yang satu negara dengan negara lainnya tidak memiliki keterkaitan
idiologis.
> Walaupun secara dejure dan defakto telah mendapatkan kemerdekaan, akan
tetapi sebenarnya kemerdekaan yang diperoleh itu adalah semu. Karena
secara politik, negeri-negeri Islam tersebut mengalami penjajahan.
Tekanan internasional memungkinkan menetapkan undang-undang atau
kebijakan yang dinilai tidak relefan. Sebagai contohnya adalah tekanan
politik Amerika Serikat terhadap Indonesia dalam kasus
> 1.     Pengakuan Indonesia terhadap pemerintahan Bao Dai Vietnam
dibawah tekanan Amerika Serikat.
> 2.     Ketegangan AS-Cina tahun 1952, telah berakibat terjadinya
tekanan politik dari AS kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan
pemberhentian Ekspor bahan-bahan strategis seperti karet ke Cina.
> 3.     Akibat campur tangan Inggris dalam konvrontasi dengan Malaysia
pada tahun 1964, akhirnya pemerintah Indonesia melakukan nasionalisasi
perusahaan-perusahaan Inggris. Tekanan Amerika terhadap pemerintah
Indonesia mengenai hal tersebut menjadikan Sukarno melakukan
nasionalisasi perusahaan Amerika. Hal tersebut membuat AS gusar, hingga
pada akhirnya 1965 mengharuskan dirinya "turun tahta" akibat
kekacauan politik pasca terbunuhnya 6 jendral. Disinyalir CIA dan Preman
Ekonomi turut mewarnai dari kekacauan politik dan ekonomi tahun
tersebut.
> Dibidang budaya, mulai dari era penjajahan sampai dengan era neo
kolonialisme bahkan hingga sekarang, Barat dengan gigih memasukan
virus-virus yang bernama hedonisme, liberalisme kepada kaum muslimin.
Secara sistematis penjajah barat memasukan sistem pendidikan barat untuk
menandingi pendidikan pesantren yang ada pada waktu itu. Pada awalnya
proyek yang di garap di Aceh oleh Dr Snock Gergrounye seorang sosiolog
dan antropolog Belanda tidak mendapatkan simpatik dari masyarakat Aceh.
Sampai akhirnya dengan "iming-iming" surat kelulusan dan ijazah
untuk sekolah sekolah belanda dan kemudahan dalam pencarian kerja bagi
alumni pendidikan tersebut membuat rakyat Aceh berangsur-angsur
meninggalkan pesantren dan menekuni sekolah di sekolah Belanda tersebut.
> Sehingga sekolah-sekolah serupa didirikan diseluruh Nusantara yang
berada dibawah jajahan Belanda. Tak heran jika kemudian putra-putri kaum
muslimin menjadikan Islam hanya sebagai ibadah rutinitas ritual belaka
dengan melupakan politik dan hukum Islam sebagai bagian dari Islam.
Pemahaman Islam mereka tergantikan dengan faham-faham barat seperti
Liberalisme, Demokrasi, HAM, Hedonisme dan lain sebagainya.
> Dibidang ekonomi, barat memiliki strategi yang sangat jitu dalam
mengeruk kekayaan bangsa terjajah. Melalui berbagai macam sistem
penjajahan yang dijalankan dari masa pelayaran sampai dengan masa
sekarang.
> Kolonialisme
> Pasca pelayaran pada abad ke 15 dan 16 menyebabkan negara-negara barat
Eropa berebut daerah untuk dijadikan sumber rempah. Masing-masing negara
saling mendahului bahkan saling menyerang. Mereka memperebutkan
wilayah-wilayah yang itu notabene adalah wilayah kekuasaan Islam sampai
akhirnya negara-negara penjajah tersebut membuat perjanjian Perjanjian
Thordesillas tahun 1492. Isi perjanjian tersebut adalah menetapkan:
Portugis berlayar ke Timur dan Spanyol ke Barat masing-masing dari
kepulauan Tanjung Verdee yang terletak di sebelah barat Afrika. Sampai
para penjajah tersebut berhasil menguasai :
> 1.       India yang dikuasai oleh Inggris
> 2.       Nusantara (Indonesia) yang dikuasai oleh Belanda
> 3.       Philiphina yang dikuasai oleh Spanyol
> 4.       Malaka hingga Kepulauan Maluku yang dikuasai oleh Portugis
> 5.       dll.
> Dengan slogan Gold, Glory dan Gospel. Para penjajah barat melakukan
penindasan dan perampasan sumber daya alam dan manusia untuk dijadikan
budak dengan kerja paksa. Selain mencari keuntungan dan kejayaan, Barat
juga menyebarkan paham-paham kristen dinegara jajahannya. Hal tersebut
dilakukan karena semangat Reconquesta atau balas dendam atas kekuasaan
khilafah Islam pada abad 15 terhadap Romawi Timur.
> Neo Kolonialisme
> Semangat kolonialisme Gold, Glory dan Gospel selalu diemban oleh
negara negara barat Kapitalis diseluruh dunia. Setelah dibubarkannya
Kekhilafahan Turki Ustmani di Istambul, negara-negara kapitalis kemudian
mengubah gaya penjajahan di negeri-negeri Islam. Dari penjajahan fisik
menuju kepada penjajahan budaya dan peradaban.
> Oleh karena itu banyak pemuda-pemuda pilihan dari negara-negara yang
terjajah dibekali dengan ilmu-ilmu politik dan pemerintahan gaya barat
untuk meletakkan dasar-dasar berdirinya sebuah "negara boneka"
di negara jajahan tersebut. Makanya tak lama setelah Khilafah Turki
Usmani hancur berdirilah negara-negara boneka diseluruh penjuru
negeri-negeri muslim di dunia. Tentunya terlebih dahulu di injeksi
dengan semangat kebangsaan dan nasionalisme yang semu.
> Penjajahan Ekonomi Kapitalis
> Setelah negara-negara terjajah tersebut mendapatkan kemerdekaan
semunya, negara-negara Barat segera melancarkan serangan yang mematikan
dengan melancarkan penjajahan ekonomi. Penjajahan gaya ini sepertinya
tidak berbahaya dibandingkan dengan penjajahan kolonialisme dan
imperialisme gaya lama. Namun akibat yang ditimbulkan sangat mengerikan.
> Negara penjajah yang dimotori oleh Amerika Serikat, mempunyai strategi
untuk melancarkan serangan dengan preman ekonomi (economic hit man). EHM
tersebut bekerja dibawah komando NSA (The National Security Agency)
dengan melakukan langkah-langkah strategis.
> 1.      Merekrut dan melatih ekonom dan pengusaha untuk dimasukan
kedalam perusahan perusahaan besar dibawah komando NSA. Perusahan
tersebut antara lain Monsanto, General Electric, Nike, General Motors,
dll
> 2.      Preman ekonomi tersebut berusaha memperoleh komitmen dari para
penguasa negara-negara jajahan untuk melakukan transaksi kredit dan
utang luar negeri (ULN). Dengan mekanisme tersebut menjadikan negara
terjajah mengalami ketergantungan dan tidak mandiri secara ekonomi.
Sekaligus dijadikan alat oleh Barat untuk melakukan penekanan secara
politik terhadap negara terjajah.
> 3.      Kegagalan EHM tersebut bukanlah akhir dari segalanya. Negara
negara yang dirasa tidak mampu di goyahkan oleh EHM maka tugas operasi
dialihkan kepada CIA dengan melancarkan pembunuhan, pengulingan
kekuasaan bahkan serangan militer.
> Semuanya itu dilakukan oleh Barat mengingat bahwa :
> 1. Kebutuhan bahan baku yang besar.
> Negara Kapitalis adalah negara industri. Sedangkan bahan baku
industrinya sangat minim didapatkan dari negaranya sendiri. Dari
penjajahan gaya lama hingga baru dilakukan karena kepentingan
mendapatkan bahan baku yang murah bahkan gratis kalaupun bisa.
> 2. Kebutuhan akan pasar yang besar
> Industri barat mampu mencukupi kebutuhan 75 % penduduk dunia,
sedangkan jumlah penduduk mereka hanya 25% dari penduduk dunia. Hal
tersebut mengakibatkan surplus barang dan jasa yang akan menumpuk ketika
tidak mengalihkan pasar keluar negeri. Oleh karena itu dengan mekanisme
pasar bebas, barang dan jasa dari negara negara barat akan dipasarkan
kenegara-negara terjajah.
>
> Sebagian besar negara di dunia ini memiliki kebijakan proteksionalime
terhadap barang import, yaitu dengan adanya bea cukai barang yang sangat
tinggi. Hal itu dilakukan untuk melakukan proteksi terhadap barang dan
jasa dari negara asing yang masuk kenegaranya. Karena jika tidak ada
proteksi tersebut maka dengan harga yang sama, akan mendapatkan barang
dengan kualitas yang jauh berbeda. Karena negara Kapitalis lebih maju
industrinya tentunya barang dan jasa yang dihasilkan akan jauh lebih
efisien dan lebih tinggi kwalitasnya. Sehingga akan dimungkinkan sekali
Perusahaan Nasioanal akan mengalami gulung tikar karena kalah bersaing
dengan barang dan jasa negara barat.
> Proteksi inilah yang akan dihilangkan dengan melalui mekanisme Pasar
Bebas melalui WTO dan GATT.
> 1. Kebutuhan untuk terus membesar
> Kapitalis tidak mengenal kata cukup. Karena cukup berarti sebuah
kegagalan industri. Oleh karena itu negara-negara kapitalis segera
melancarkan strategi jitu yang dikenal dengan Multi Natioanal
Corporation (MNC). Dengan dalih akan membuka lapangan pekerjaan baru di
negara terjajah akhirnya bermunculanlah perusahan-perusahan MNC di
negara terjajah termasuk di Indonesia. Hal tersebut jelas memiliki 3
keuntungan sekaligus.
> 1.      Bahan Baku murah dan mudah di dapat
> 2.      Pasar yang menjanjikan karena perusahaan berada didalam pasar
itu sendiri.
> 3.      Tenaga kerja yang murah.
> Untuk melancarkan proyek tersebut barat melancarkan strategi PMA
(Penanaman Modal Asing). Hal tersebut akan mudah diterima karena negara
terjajah akan menganggap hal tersebut adalah bantuan untuk memajukan
industri di negaranya, padahal dibalik itu semua skenario besar untuk
menghancurkan ekonomi tetap berjalan rapi.
> Selain itu, Negara penjajah berusaha untuk mendorong negara terjajah
untuk melakukan "go internasional" bagi perusahan-perusahaan
nasional termasuk BUMN. Oleh karena itu siapa saja dan negara mana saja
bisa "membeli" perusahaan tersebut.
> 2. Kebutuhan untuk selalu menang dalam persaingan
> Politik ekonomi kapitalis adalah persaingan bebas. Siapa yang kuat
dialah yang menang dan menguasai. Sehingga semakin persaingan itu
"seru" maka itu semakin menghawatirkan negara negara barat. Oleh
karena itu agar senantiasa persaingan tersebut selalu di menagkan oleh
Barat, maka dilakukan strategei sebagai berikut:
> 1.      Utang Luar Negeri. Walaupun negara kapitalis nampak menolong,
tetapi sebenarnya yang dimasukan adalah virus yang sangat mematikan.
Dengan ULN tersebut negara penghutang tidak memiliki kemandirian secara
ekonomi bahkan politik. Barat sangat mudah menekan Indonesia karena ULN
yang begitu besar. Selain itu, memang sudah menjadi strategi barat untuk
menjadikan negara terjajah tersebut memiliki hutang yang tidak akan
sanggup dibayar oleh negara penghutang, sehingga mudah dalam
meng"drive" negara tersebut.
> 2.      Penanaman Modal Asing (PMA). Dengan dalih go internasional dan
alih teknologi negara barat memaksakan strategi tersebut kepada negara
negara terjajah. (lihat uraian sebelumnya)
> 3.      Embargo Ekonomi. Hal tersebut dilakukan terhadap negara-negara
yang membandel dan berpotensi kuat menjadi pesaing yang seimbang. Oleh
karena itu Barat termasuk Amerika sangat sering melakukan embargo
ekonomi, politik bahkan persenjataan agar melemahkan negara yang
diembargo. Selain itu embargo juga dijadikan hukuman agar negara
tersebut mau kembali naik di atas gerbang kapitalis dalam penjajahan
ekonomi global.
> 4.      Serangan Militer. Jikalau 3 strategi sebelumnya tidak mempan
lagi, maka dengan berbagai dalih dan alasan, terutama politik, serangan
militer dan invasi dilakukan. Irak, Afganistan, Somalia, Vietnam, dll
bukti kongkrit dari kebijakan tersebut.
>
>


Bookmark with:

Delicious   Digg   reddit   Facebook   StumbleUpon

Related Messages

opensubscriber is not affiliated with the authors of this message nor responsible for its content.